Berkabarnews com, Siak - Bupati Siak, Afni Z, membuka secara resmi Serindit Boat Race 2026, sebuah kegiatan tahunan bersempena Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Acara yang berlangsung meriah ini dipusatkan di Tepian Jembatan Kampung Sungai Selodang, Kecamatan Sungai Mandau, dan berlangsung selama dua hari, 19 hingga 20 Agustus 2026.
Bupati Siak menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran panitia yang dipimpin oleh Razi Ramadhan. Agni juga memuji semangat inovasi panitia yang berhasil menyelenggarakan event besar di tengah keterbatasan fiskal daerah.
"Saya datang ini wujud bahwa kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Meskipun di tengah efisiensi anggaran yang luar biasa, tetapi kreativitas masih tetap jalan. Itulah yang saya hargai dari para panitia yang berinisiatif dalam kegiatan ini. Tak ada rotan, akar pun jadi. Kreativitas seperti ini yang terus kita butuhkan," ujar Afni Z.
Selain membuka kompetisi, Bupati Siak juga memanfaatkan momentum ini untuk merespons secara langsung keluhan masyarakat terkait infrastruktur jalan di Kecamatan Sungai Mandau. Tanpa memberikan janji manis, Bupati membeberkan realisasi perjuangan pemerintah daerah dalam mengamankan anggaran pusat untuk perbaikan jalan.
"Dari arah Tualang ke arah Sungai Mandau kemarin sudah selesai 1 kilometer. Tahun ini, kita mendapatkan tambahan pembangunan sekitar 3,5 kilometer lagi untuk melanjutkan proyek sebelumnya. Perlu diketahui, anggaran ini bukan dari APBD karena keterbatasan kita, melainkan hasil perjuangan pusat lewat Inpres Jalan Daerah," jelasnya.
Bupati Afni Z juga mengingatkan history sejarah Kecamatan Sungai Mandau yang kaya akan sumber daya alam dan dikelilingi banyak perusahaan, namun infrastruktur jalannya masih memprihatinkan. Ia menegaskan tidak akan lari dari tanggung jawab dan siap memperjuangkan hak masyarakat hingga ke tingkat pusat.
"Kita perlu mengundang orang Jakarta (pemerintah pusat) ke Sungai Mandau agar mereka tahu penderitaan rakyat di sini. Saya tahu bapak dan ibu mungkin kecewa dan kesal melihat lambatnya pembangunan jalan. Namun saya tidak ke mana-mana, saya tidak lari dari tanggung jawab. Semampu dan sedaya upaya saya, saya akan tetap hadir langsung bersama masyarakat," tegas Bupati disambut tepuk tangan warga.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Razi Ramadhan, melaporkan bahwa kompetisi dayung bergengsi ini diikuti oleh total 19 tim, yang terdiri dari 12 tim putra dan 7 tim putri. Sesuai regulasi, masing-masing tim berkekuatan 8 orang kru inti (6 pendayung, 1 drummer/penabuh drum, dan 1 jurumudi) ditambah 2 orang pemain cadangan.
Peserta didominasi oleh perwakilan dari 4 kecamatan se-Kabupaten Siak, yaitu Kecamatan Siak, Mempura, Tualang, dan Koto Gasib, serta diperkuat dengan kehadiran 1 tim undangan khusus dari Kabupaten Bengkalis.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Siak terpilih periode 2026–2030, Muslan, Kapolsek Sungai Mandau, serta jajaran tokoh pemuda dan tokoh masyarakat Kecamatan Sungai Mandau.**/inf
Komentar Anda :